GUA9GpMiGSM7TSr0Gfd9TpW9TA==
Breaking
News

Orang Tua Murid mempertanyakan MBG sebenarnya untuk siapa?

Ukuran huruf
Print 0

Tangerang - Pelitagemilang.id 

Mbg lagi lagi menjadi sorotan, setelah pada hari senin tanggal 24 Agustus 2026 beberapa orang tua siswa kelas 1 mendatangi Desa Sarakan menghadap kepada Kepala Desa ( Halimi  ) untuk menyampaikan beberapa keluhan terkait peraturan MBG , Menu MBG dan waktu pendistribusian MBG.

Orang Tua siswa SDN SARAKAN 1 kecamatan Sepatan mengeluhkan peraturan terkait tidak diperbolehkan Mbg dibawa pulang oleh anak -anak, mereka membawa pulang mbg dengan alasan makan di sekolah tidak cukup waktunya, hingga sisa sisa makanan nya dibawa pulang, untuk dimakan kembali dirumah. 

Keluhan kedua terkait menu makanan yang diberikan disduga kurang sesuai dengan anak anak usia 7 tahun bahkan  tidak ada susu yang diberikan juga.

Keluhan ketiga yang disampaikan oleh orang tua siswa pada kepala desa mengatakan bahwa Waktu pendistribusian MBG yang terlambat, anak anak kelas 1 pulang pada jam 10:30 wib  tetapi MBG datang pada jam 12:00 wib sedangkan anak-anak sudah berada di rumah.

Pihak MBG mengatakan peraturan tidak boleh dibawa ke rumah tapi pendistribusian telat sehingga menyulitkan orang tua siswa, dari 39 porsi Mbg yg datang hanya diambil sekitar 5 porsi, jadi MBG Itu kemana ? Untuk siapa? Yang tidak diambil oleh siswa dikemanakan? Untuk siapa? 

Saat orang tua siswa menanyakan kepada kepala Desa, dengan sigap langsung menghubungi pihak Sppg, dari  pihak Sppg mengatakan bahwa alasan tidak boleh dibawa ke rumah dikhawatirkan tidak dimakan anak -anak nya,

Hingga saat ini ortu siswa ingin menghadap kepada kepala sekolah agar mendapatkan kejelasan terkait hal ini, namun hingga saat ini belum bisa menghadap karena kepala sekolah tidak ada di tempat. 

Ada beberapa ortu siswa yang menanyakan "MBG  tidak boleh di bawa ke rumah di makan di sekolah tidak sempat, jadi MBG mereka untuk siapa sebenarnya" ? Keinginan ortu siswa minta dihentikan saja MBG nya, jika memang tidak boleh di ambil dan tidak boleh dibawa pulang

Menurut salah satu wali kelas  yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan bahwa "MBG yang tidak diambil itu diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan" ucapnya 26/8/26

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari SPPG dan pihak sekolah untuk merespon dan menjelaskan atas keterlambatan MBG 

(Dewi )

Orang Tua Murid mempertanyakan MBG sebenarnya untuk siapa?
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin