Sepuluh hari KKN Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang telah dilaksanakan sejak dibukanya 20/07/2026 oleh Rektor UMT, berbagai program telah dijalankan di setiap kelurahan dan desa yang menjadi lokus Kuliah Kerja Nyata (KKN) di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang.
Pada hari Rabu 29/7/2026, Mahasiswa KKN Kelurahan Sindang Sari Kecamatan Pasarkemis menggelar Program Kurasaki yaitu singkatan dari Kurangi Sampah Sekolah Kita, sebuah gerakan lingkungan hidup di sekolah yang mewajibkan siswa dan guru membawa tempat makan serta botol minum (tumbler-tuperwer) sendiri dari rumah, progam ini dilakukan di SD Negeri 1 Sindang Sari.
Aturan dan kegiatan utama seperti Bawa Bekal Sendiri: Setiap anak wajib membawa wadah makanan dan minuman pribadi untuk menekan sampah plastik sekali pakai, Kantin Tanpa Plastik: Penjual di kantin dilarang menyediakan kemasan plastik, styrofoam, atau mika untuk makanan dan minuman, Pengurangan Tempat Sampah: Beberapa sekolah bahkan mengurangi atau meniadakan tong sampah di kelas karena sudah tidak ada lagi sampah plastik yang dibuang.
Manfaat dan Tujuannya adalah agar Lingkungan Bersih: Mengurangi volume sampah sekolah secara drastis hingga 70 persen. Hemat Biaya: Menekan anggaran sekolah untuk pembelian tempat sampah dan biaya angkut kebersihan.Ubah Karakter: Mendidik anak-anak agar memiliki rasa tanggung jawab dan cinta lingkungan sejak dini.
Kepala SD Negeri Sindang Sari Bapak Madludin, S.Pd.,M,Si. mendukung penuh kegiatan adik-adik Mahasiswa KKN Sindang Sari karena sejalan dengan Program Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang agar lingkungan di sekitar sekolah selalu terjaga dan tetap bersih tanpa sampah yang berserakan bekas makanan atau jajanan yang di bawa oleh murid baik dari rumah maupun dari kantin sekolah.
Sementara itu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelurahan Sindang Sari Dharma Hermawan, S.IP.,M,Si menegaskan proplematika setiap daerah saat ini adalah "SAMPAH". dengan jumlah masyarakat Kabupaten Tangerang lebih dari 3 juta orang maka besar juga sampah yang dihasilkan setiap harinya, Imbuhnya
Maka Program Kurasaki perlu di galakan di setiap sekolah karena mengingat tragedi kebakaran TPA Jati Waringin yang begitu pelik dan sulit untuk di padamkan, berangkat dari hal itu kita mulai program ini dimulai dari anak anak sekolah.
> Mizan

0Komentar