Penggunaan listrik yang Spaning menimbulkan rasa kekecewan dan mengakibatkan dengan adanya kerusakan Elektronik yang dimiliki warga Kampung Kosambi RT.01 RW. 02 Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang. Diantaranya beberapa informasi warga sekitar yaitu kerusakan pada Ac, Kulkas, dan Kipas hingga Tv.
Petugas PLN yang mendatangi lokasi tersebut hanya bisa kontrol atau cek keadaan daya listriknya, yang dihadiri langsung oleh ketua Rw.02 Mundari/Bang Bargo, dan juga RT kemudian warga sekitar. Sabtu 06 Juni 2026.
Namun demikian petugas PLN pun belum bisa menyimpulkan bahwa untuk kejelasan listrik yang Spaning, dan Solusi entah penambahan Gardu atau penambahan Daya, karena rumah warga yang terdampak melibatkan lingkup lingkungan RT.01.Rw.02 Kampung Kosambi Gang Beken.
Rusman petugas PLN saat dikonfirmasi awak media dilokasi, menjelaskan data sudah masuk di PLN sudah ada. saya juga sudah berapa kali ke sini, kalau kita kan di lapangan, itu juga sesuai keadaan di lapangan. Ucapnya
Ia menuturkan apa penarikan kabel dari ujung mau gak mau kalau misalkan sudah kayak gini nih, misalkan mau penambahan gardu dari PLN, nanti kan tinggal lokasi tanah, nanti kan ada orang survei nemuin Rt/Rw di sini, kira-kira mana tanah yang harus disiapkan, jadi koordinasi sama warga, Udah ada laporannya tapi reaksinya saya belum bisa nentuin, terangnya sabtu 6/6/2026
Ketua RW 02 yang dikenal Bang Bargo menyampaikan kepada petugas PLN dilokasi mengatakan, sudah kami tembusan juga ke PLN, dari dalam sampai ke belakang
Yaah pokoknya di lingkungan-lingkungan RT.01 dan RT.02 yang terdampak Spening. Ujarnya
Jadi warga saya juga kuatir, bila spaning listrik ini dibiarkan berkelanjutan bisa berdampak kerusakan dan kebakaran. kita yang mau gak mau kadang-kadang kan yang kesini salah, kesitu salah kalau laporan udah disampaikan tapi belum ada tindakan yang nyata yang dilakukan PLN. Hanya kontrol dan melihat meteran aja, dengan wajah lesu dan bercampur kesal
Lanjutnya Iya surat dari kami sudah banyak kali, kita sampe tanda tangan warga, apalagi soal elektronik yang rusak banyak mengeluh kepada saya.contoh nih yang punya warung juga, dan punya warga lain nya
Sedangkan kendala Spening di siang hari, jam segini emang belum, tapi nanti di sore dan malam hari, orang itu mulai banyak pemakaian nya terjadi lah Spaning
Beban puncak itu sore mulainya, pada saat orang-orang ngumpul di rumah, sebetulnya beban puncak dan pemakaian kayak lampu nggak nyalain - nyalain, terus ngumpul semua di rumah, makin malam lagi, makin terang lagi, makin banyak pemakaian listrik Tutur Bang Bargo ketua RW.
RT setempat yang mewakili warga yang hadir dilokasi menjelaskan kepada petugas PLN, ini kan sudah hampir setahun lebih, warga ini sudah melaporkan justru malah sudah memberikan surat ke PLN, bahkan warga saya ingin berdemo di PLN. tetapi kami pun masih menahan warga nya untuk mencari solusi dan kejelasan nya
Tolong disampaikan ke pimpinan PLN Pak, maksudnya gini warga ini kan sudah banyak Pak, seperti kerusakan TV, AC.Kulkas kipas angin dan lain nya. kasian bapak warga saya barang barang nya pada rusak, kalau untuk saya sendiri juga yang jadi korban atas terjadi Spaning Listrik kerusakan barang elektronik saya jelasnya
Ditanyakan kembali ke petugas PLN sampai berapa lama Lagi menunggu apakah memang 3 tahun atau 2 tahun lagi untuk proses penyelesainya supaya bisa kelar penderitaan dan keluhan masyarakat saya ini?
Petugas PLN pun melanjutkan, kalau saya kan team di lapangan, pada saat ada pengaduan di lapangan kita eksekusi ke lapangan, misalkan pengaduan apa dari warga, kita bikin juga pengaduan, ada pun yang lebih jelasnya berarti di sana dikantor. Ringkas Rusman
"Dan yang lebih jelas ada bagian tugas masing - masing, kalau dari petugas, karena kan saya, nah pengajuan nih ke PLN, pengajuan seperti pecah beban, kalau nggak karena jaringan di sini, sekarang ujung segini, kalau misalkan mau dari Pasok dari sana."
Kemudian dikonfirmasi langkah kedepannya kepada petugas, ia menerangkan kepada awak media pelitagemilang.id jadi langkahnya Ini pengkajian kan sudah, ini kan sudah pengajian. Malah sebelumnya saya juga sudah ke sana, coba cek, kita balikin lagi ke kantor PLN Ungkapnya
Mizan/Aryadi



0Komentar